212 Pedagang Kaki Lima Daftar ke Blok G Tenabang

Diposting oleh moga


Suasana di jalan KH Mas Mansyur, sekitar pasar Tanah Abang yang penuh dengan para pedagang kaki lima, (15/7). Pemprov DKI Jakarta telah menempatkan para PKL di Pasar Tanah Abang di Blok G tetapi mereka lebih memilih berdagang di badan jalan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho


KABAR PEDAGANG, Jakarta - Waktu pendaftaran bagi pedagang kaki lima untuk bisa menempati Blok G Pasar Tanah Abang sudah ditutup pada Selasa, 23 Juni 2013. Sampai penutupan tadi sore, hanya sekitar 212 dari 785 PKL yang telah didata pihak PD Pasar Jaya dan Suku Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan yang baru mendaftar.


Petugas pendaftaran dari Suku Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan, Wachyu Susilo Hadi mengatakan, meskipun yang mendaftar kurang dari setengah yang telah didata, belum tahu waktu pendaftaran akan diperpanjang atau tidak. "Saya ikut instruksi dari DKI 1 (Joko Widodo) saja, kalau disuruh perpanjangan ya kami siap," ucapnya kepada Tempo, di Kantor PD Pasar jaya Blok G Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa 23 Juli 2013. Ia menuturkan selama pendaftaran dibuka sepekan, per harinya rata-rata PKL yang mendaftar hanya 20 orang. "Yang paling banyak hari ini, 108 pendaftar," kata Wachyu. Dia berharap bagi PKL yang belum tertampung di Blok G akan ada solusi secepatnya. Pendaftar ke Blok G, lanjut Wachyu, hanya bagi pedagang yang ber KTP DKI Jakarta. Pada data sebelumnya, PKL yang ber KTP Jakarta yang telah mereka data berjumlah 470 pedagang. "Sesuai aturan memang prioritas pedagang yang ber KTP Jakarta," ucapnya. Padahal, Daya tampung pasar Blok G yang tersedia saat ini sebanyak 1.067 tempat usaha dari lantai dasar hingga ke lantai 3.


Sebelumnya, Kepala Pasar Tanah Abang Blok G, Warimin menyatakan akses ke Blok G diperuntukkan bagi pedagang yang telah mereka data sebanyak 785 PKL baik ber KTP Jakarta maupun luar Jakarta. Adapun untuk kondisi pasar Blok G yang selama ini dijadikan alasan utama para PKL enggan masuk sana, Warimin mengaku sudah mulai melakukan perbaikan-perbaikan seperti pemasangan 9 pintu akses masuk ke lantai 1 hingga lantai 4 (kantor pasar dan mesjid). "Barusan juga habis beli gembok, jadi dipastikan aman."


Sedangkan untuk rolling yang masih rusak, Warimin mengaku saat ini pihaknya tengah mencari kontraktor untuk membenahi kerusakan-kerusakan tersebut. "Ini masih nyari, belum ada yang pas, nanti bertahap lah," ujarnya. Nur Hayati, 26 tahun, pedagang pakaian ini mengaku baru tahu informasi pendaftaran hari ini, jadi dia baru daftar. "Itupun dikasih tahu orang tua yang tahu dari selentingan-selentingan," ucapnya. Hal senada juga dikatakan oleh Ipinra, pedagang pakaian, yang baru mengetahui informasi pendaftaran ke Blok G dari Ibunya. "Saya gak ngerti juga. Karena setelah lebaran tidak boleh jualan di jalan, jadi ya daftar ke Blok G," kata dia.LINDA TRIANITA


{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar