Digusur, pedagang di Pasar Gembrong lempari petugas dengan batu

Diposting oleh moga


Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, pagi tadi terlibat keributan dengan petugas Satpol PP, Kecamatan Jatinegara. Mereka menolak ditertibkan.Menurut Aan (28), salah satu pedagang, penertiban dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas datang dua kali. Pertama, petugas hanya meminta pedagang meninggalkan lokasi dagangannya karena telah memakan badan jalan dan buat macet."Awalnya mereka datang dan pakai pengeras suara nyuruh kita minggir," cerita Aan yang sehari-harinya berdagang karpet di Pasar Gembrong, Selasa (23/7).Dia menambahkan, saat itu pedagang masih coba tak mengindahkan perintah. Selang beberapa menit kemudian, petugas Satpol PP kembali melintas, mulai memaksa pedagang membongkar dagangan mereka."Tapi mereka sistem paksa gitu, para pedagang nggak terima. Dagangan kita digebrak-gebrak suruh beresin karena ngalangin jalan," keluhnya.Sebagai bentuk perlawanan, pedagang melempari mobil Satpol PP dengan batu. "Yang ngerusak mobil mereka ya warga, lempar batu, pas mereka datang kedua kalinya. Mereka udah bawa pentungan besi yang bisa ngancurin tembok," jelas Aan.Akibat dilempari batu, salah satu mobil milik Satpol PP, jenis Toyota Avanza B 1952 TZA mengalami pecah kaca bagian belakang.Agus, pedagang mainan di Pasar Gembrong menambahkan, mereka menolak dipindah karena tak ada sosialisasi terlebih dulu. Kedatangan petugas yang tiba-tiba mereka nilai pengusiran secara paksa."Nggak ada sosialisasi juga sebelumnya, tahu-tahu dateng aja ke sini dan ngusirnya kasar, kan bisa ya ngomong baik-baik kita suruh minggirin dagangan. Kita mau kok. Ini lagi bulan puasa juga, namanya mereka ngilangin rejeki orang," kata Agus.Pasca penertiban tadi, pedagang yang sempat memindahkan dagangannya kembali menggelar lapak dan membuat lalu lintas di sekitarnya macet.


{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar