Pedagang Sayur Pusing KRL Ekonomi Bogor

Diposting oleh moga


Saking penuhnya, penumpang Kereta Ekonomi Tanah Abang-Rangkas Bitung memenuhi atap gerbong kereta saat melintas di Kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2013). Kondisi ini merupakan salah satu imbas penutupan KRL Ekonomi lintas Paraung Panjang-Tanah Abang yang mulai diberlakukan hari itu. | http://kabarpedagang.blogspot.com/WISNU WIDIANTORO


JAKARTA, http://kabarpedagang.blogspot.com.com - Mulai hari ini, Kereta Rel Listrik (KRL) Ekonomi jurusan Bogor-Tanah Abang telah resmi dihapus. Hal tersebut membuat para pedagang sayur yang membawa karung pusing. Sebab, pedagang yang merupakan petani asal Puncak, Bogor, dilarang masuk stasiun.


Hal itu dialami Suyanto (32), pedagang sayur yang biasa berjualan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia terpaksa harus memindahkan sayuran dalam karung ke kantung-kantung plastik.


"Kalau bawa plastik tidak dilarang petugas, makanya saya harus pindahin ke kantong plastik," kata Suyanto saat ditemui di Stasiun Besar Bogor, Kamis (25/7/2013).


Akibat hal itu, Suyanto terlambat berangkat ke Tanah Abang, karena harus membeli kantong plastik lebih dulu. "Tadinya mau berangkat jam 04.30, tapi karena harus nyari kantong plastik terus mindah-mindahin, saya baru bisa naik yang jam 06.00," katanya.


Pantauan Wartakotalive.com di Stasiun Bogor Besar, antrean penumpang kereta di loket pembelian tiket terlihat mengular beberapa meter. Sejumlah calon penumpang masih kebingungan saat melewati pintu elektronik, terutama saat menempelkan karcis singel trip ke mesin pintu elektronik.


Editor : Ana Shofiana Syatiri


{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar