Ukuran Terlalu Besar Alasan Pedagang Tampik Daging Bulog

Diposting oleh moga


http://kabarpedagang.blogspot.com, Jakarta : Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengaku akan membantu memfasilitasi pendistribusian daging yang berasal dari Perum Bulog. Hal ini terkait sempat terjadinya penolakan dari para pedagang daging di Pasar Senen beberapa waktu lalu.




Menurut Gita, penolakan yang dilakukan para pedagang tersebut karena Bulog menyalurkan daging dengan ukuran yang besar sehingga para pedagang sulit untuk memotongnya.


"Di Pasar Senen ini sudah kami sikapi karena ukuran daging yang terlalu besar sulit dipotong. Mulai hari ini dan kedepannya kita memfasilitasi kalau adanya pasok ke Pasar Senen agar (daging) sapinya dalam ukuran kecil," ujarnya usai melepas pendistribusian 1 ton daging sapi untuk wilayah Jakarta, di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2013).


Selain itu, daging beku yang salurkan oleh Bulog ini juga menyulitkan pedagangan karena karakteristik daging beku yang harus disimpan didalam pendingin, sedangkan mayoritas pedagang tidak memiliki alat pendingin tersebut.


"Bulog juga memiliki keterbatasan alat penyimpanan cold storage, tetapi sudah disikapi dan didistribusikan, kalau diperlukan cold storage kita sediakan," lanjut Gita.


Sementara itu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Srie Agustina telah berkoordinasi dengan Bulog soal ukuran daging yang dianggap terlalu besar pedagang, sehingga Bulog akan mulai menyalurkan daging dengan ukuran 1 kilogram (kg).


"Bulog yang bekerjasama dengan pedagang pasar itu kan mereka menyalurkan dengan ukuran 20 kg sehingga pedagang susah memotongnya, jadi sekarang Bulog mulai memotong menjadi 1 kg," tandasnya. (Dny/Nur)


{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar