Para pedagang di Pasar Panjang Anggoeya, Kota Kendari, membersihkan barang dagangan dari lumpur sisa banjir, Kamis (18/7/2013). Mereka memanfaatkan cuaca cerah, setelah berhari-hari kota itu diguyur hujan yang menyebabkan banjir. | http://kabarpedagang.blogspot.com.COM/KIKI ANDI PATI
KENDARI, http://kabarpedagang.blogspot.com.com - Ratusan warga korban banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara, mulai membersihkan lumpur bekas banjir. Warga memanfaatkan sinar matahari yang mulai muncul setelah sebelumnya Kota Kendari diguyur hujan selama berhari-hari.
Warga di Jalan HEA Mokodompit, Kecamatan Kambu, Kendari, Kamis (18/7/2013), mulai menjemur perabot rumah mereka. Mereka juga membersihkan rumah dari lumpur.
Aktivitas serupa terlihat di Pasar Panjang Kelurahan Bonggoeya. Para pedagang membersihkan barang dagangan mereka yang bercampur lumpur. Mereka menggunakan genangan air di sepanjang ruas jalan pasar tersebut.
Aktivitas jual beli belum terlihat. Para pedagang justru menutup jalan karena barang-barang dagangan mereka berserakan di jalan. Mereka khawatir ada orang yang memanfaatkan kondisi itu untuk menjarah.
"Tidak bisa lewat sini, putar saja di sana. Karena di sini orang bersihkan barang-barang, nanti kalian injak. Kasihan," ucap salah seorang pedagang Pasar Panjang kepada pengguna jalan.
Sebelumnya, Selasa (16/7/2013), banjir merendam akses jalan menuju lokasi pasar panjang. Pascabanjir, sejumlah peralatan dagangan di Pasar Panjang tidak dapat dipergunakan para pedagang. Para pedagang mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. (K69-12)
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar